Rabu, 07 Januari 2015

[syiar-islam] Rupiah Hancur Karena Yunani yang Imut-imut?

 

Yunani itu negaranya kecil dan jauh. Penduduknya kurang dari 11 juta. Kok bisa mempengaruhi Indonesia? :)

Besok2 bisa jadi rupiah lemah karena Timbuktu atau Papua. Atau bisa jadi karena Planet Mars terlalu dingin... :)

Berbagai kenaikan harga barang yang dilakukan pemerintah seperti BBM (dari Rp 6500 jadi Rp 7600), Gas, Listrik, KA, dsb membuat nilai rupiah itu hancur. Hampir tidak berarti apa2 lagi. Mayoritas rakyat tambah miskin. Itukah yang pemerintah inginkan sekarang?

Jika rakyat miskin, otomatis pajak yang diterima pemerintah (sekitar Rp 1200 trilyun) akan berkurang. Kemiskinan dan kejahatan merajalela.

Rupiah Anjlok, Pemerintah Salahkan Yunani
http://economy.okezone.com/read/2015/01/07/278/1088921/rupiah-anjlok-pemerintah-salahkan-yunani

http://id.wikipedia.org/wiki/Yunani

Meski harga BBM diturunkan rp 900/ltr, harga2 barang di bawah tidak turun:

Harga BBM Naik: Pemerintah Dapat Rp 100 T Tapi Rugi 400 Trilyun
Pemerintah setelah menaikkan harga BBM dari Rp 6500 ke Rp 8500/liter untuk Premium dan Solar dari Rp 5500/liter jadi Rp 7500/liter pada tanggal 18 November 2014 kemarin dengan bangga menyatakan hemat Rp 100 Trilyun. Dan menyatakan akan memakai uang itu untuk membantu rakyat langsung, membangun infrastruktur seperti jalan, bandara, dan pelabuhan, serta menaikan gaji PNS, Polri, dan TNI.
Tapi apa pemerintah paham efek domino dari kenaikan harga 1 barang tersebut? Pemerintah akan mendapat kenaikan harga dari ribuan barang.
Sebagai contoh, nasi padang yang biasa saya beli Rp 10.000 jadi Rp 11.000. Naik 10%. Roti gambang dari Lauw yang Rp 5.000, naik jadi Rp 6.000. Sementara angkutan umum naik antara 25%-50%. Jika ditotal, mungkin kenaikan harga barang semuanya rata-rata 20%. Inflasi 20%.
http://infozaman.blogspot.com/2014/11/harga-bbm-naik-pemerintah-dapat-rp-100.html

Harga BBM Naik: Wabah Kelaparan Tahun 2008 Terulang Lagi?
http://infozaman.blogspot.com/2014/11/harga-bbm-naik-wabah-kelaparan-tahun.html

Kemiskinan Akibat Kenaikan Harga BBM
Inilah proses pemiskinan massal rakyat Indonesia oleh pemerintah. Dengan menaikan harga BBM yang diikuti oleh kenaikan harga-harga barang lainnya, otomatis mayoritas rakyat bertambah miskin akibat biaya kebutuhan hidup yang bertambah, sementara penghasilan tetap. Dulu yang bisa menyekolahkan anaknya, sekarang tidak bisa. Dana kompensasi seperti beras raskin seharga Rp 1000 per liter, hanya menjangkau kurang dari 5% penduduk Indonesia. Padahal jumlah rakyat miskin Indonesia menurut Bank Dunia (dengan penghasilan kurang dari US$ 2 per hari) ada 60% atau 132 juta penduduk.
 
.
===
Belajar Islam sesuai Al Qur'an dan Hadits di http://media-islam.or.id

Buat website mulai 1 Dinar (Rp 2,4 juta) http://media-islam.or.id/2010/07/22/pembuatan-website-seharga-2-dinar

Bagi yg ingin turut membantu www.media-islam.or.id DSB, bisa transfer mulai rp 5 ribu ke : Rekening BCA No 0061947069 a/n Agus Nizami dan konfirmasi. Mudah2an bisa jadi sedekah kita sbg ilmu yg bermanfaat.
Milis Syiar Islam: syiar-islam-subscribe@yahoogroups.com

__._,_.___

Posted by: A Nizami <nizaminz@yahoo.com>
Reply via web post Reply to sender Reply to group Start a New Topic Messages in this topic (1)
===


Untuk berlangganan milis Syiar Islam, kirim email ke:
syiar-islam-subscribe@yahoogroups.com
Layanan pembuatan website mulai 1 Dinar: http://media-islam.or.id/2010/07/22/pembuatan-website-seharga-3-dinar

Pusat Grosir Mukena di Solo http://www.grosirsolomukena.com

.

__,_._,___

0 komentar:

Poskan Komentar