Sabtu, 27 Desember 2014

[syiar-islam] Republika dll: 17 Orang Tewas Dibom Saat Rayakan Maulid Nabi

 

Assalamu'alaikum wr wb

Republika dll: 17 Orang Tewas Dibom Saat Rayakan Maulid Nabi
Merayakan Maulid Nabi adalah Bid'ah Hasanah (Baik). Ada banyak sunnah Nabi di situ seperti Silaturrahmi, dzikir (misalnya Laa ilaaha illallahu), sholawat, doa, mempelajari sejarah Nabi, Tho'aamil Miskin (memberi makan orang miskin), Syiar Islam, dsb.
Sebaliknya membom mati 17 orang yang merayakan Maulid Nabi adalah Bid'ah Dholalah yang biadab. Nabi tidak pernah melakukannya.
Jadi mana yang lebih baik? Orang yang melakukan Bid'ah Hasanah?
Atau orang yang melakukan Bid'ah Dholalah yang biadab seperti memfitnah Muslim lain sebagai sesat dan membunuhnya jika mereka mampu?

Belajar agama Islam harus dengan jumhur ulama yang lurus. Selain Ahlus Sunnah harus BERJAMA'AH. Kumpulan terbesar ummat Islam. Bukan firqoh / sempalan sesat yang jumlahnya cuma sedikit.

"Untuk golongan kanan, yaitu segolongan besar dari orang-orang yang terdahulu. dan segolongan besar pula dari orang-orang yang kemudian." [Al Waaqi'ah 38-40]

Dua orang lebih baik dari seorang dan tiga orang lebih baik dari dua orang, dan empat orang lebih baik dari tiga orang. Tetaplah kamu dalam jamaah. Sesungguhnya Allah Azza wajalla tidak akan mempersatukan umatku kecuali dalam petunjuk (hidayah) (HR. Abu Dawud)

Sesungguhnya umatku tidak akan bersatu dalam kesesatan. Karena itu jika terjadi perselisihan maka ikutilah suara terbanyak. (HR. Anas bin Malik)

Kaum muslimin kompak bersatu menghadapi yang lain. (HR. Asysyihaab)

Kekuatan Allah beserta jama'ah (seluruh umat). Barangsiapa membelot maka dia membelot ke neraka. (HR. Tirmidzi)

17 Orang Tewas Dibom Saat Rayakan Maulid Nabi 
http://www.republika.co.id/berita/internasional/global/14/01/15/mzepac-17-orang-tewas-dibom-saat-rayakan-maulid-nabi 

Bom Saat Maulid Nabi, 14 Tewas
http://news.liputan6.com/read/174218/bom-saat-maulid-nabi-14-tewas

17 Orang Tewas Dibom Saat Rayakan Maulid Nabi
Sisi lain di Indonesia pun pernah terjadi acara pembubaran Maulid Nabi saw di Jogja oleh segelintir Salafy, bagaimanakah kiranya jika jumlah mereka mayoritas di negri ini?? 
https://generasisalaf.wordpress.com/2014/01/16/17-orang-tewas-dibom-saat-rayakan-maulid-nabi/

Perayaan Maulid Nabi Diserbu, 11 Tewas
http://internasional.kompas.com/read/2011/02/25/02262642/Perayaan.Maulid.Nabi.Diserbu..11.Tewas

Bid'ah Hasanah itu Ada!
Dari Abdurrahman bin Abdul Qori yang menjelaskan: "Pada salah satu malam di bulan Ramadhan, aku berjalan bersama Umar (bin Khattab). Kami melihat orang-orang nampak sendiri-sendiri dan berpencar-pencar. Mereka melakukan shalat ada yang sendiri-sendiri ataupun dengan kelompoknya masing-masing. Lantas Umar berkata: "Menurutku alangkah baiknya jika mereka mengikuti satu imam (untuk berjamaah)". Lantas ia memerintahkan agar orang-orang itu melakukan shalat dibelakang Ubay bin Ka'ab. Malam berikutnya, kami kembali datang ke masjid. Kami melihat orang-orang melakukan shalat sunnah malam Ramadhan (tarawih) dengan berjamaah. Melihat hal itu lantas Umar mengatakan: "Inilah sebaik-baik bid'ah!" ((ni'matul bid'ah hadzihi))" (Shahih Bukhari jilid 2 halaman 252, yang juga terdapat dalam kitab al-Muwattha' karya Imam Malik halaman 73).
Di situ Umar ra menyatakan di depan para sahabat bahwa ada Bid'ah yang baik! Ada bid'ah hasanah. Jadi keliru sekali jika menganggap tidak ada bid'ah hasanah. Semua bid'ah sesat dan masuk neraka.
"Dari Zaid bin Tsabit r.a. bahwa ia berkata: "Abu Bakar mengirimkan berita kepadaku tentang korban pertempuran Yamamah, setelah orang yang hafal Al-Qur'an sejumlah 70 orang gugur. Kala itu Umar berada di samping Abu Bakar. Kemudian Abu Bakar mengatakan "Umar telah datang kepadaku dan ia mengatakan: "Sesungguhnya pertumpahan darah pada pertempuran Yamamah banyak mengancam terhadap para penghafal Al-Qur'an. Aku khawatir kalau pembunuhan terhadap para penghafal Al-Qur'an terus-menerus terjadi di setiap pertempuran, akan mengakibatkan banyak Al-Qur'an yang hilang. Saya berpendapat agar anda memerintahkan seseorang untuk mengumpulkan Al-Qur'an". Aku (Abu Bakar) menjawab: "Bagaimana aku harus melakukan suatu perbuatan sedang Rasul SAW tidak pernah melakukannya?". Umar r.a. menjawab: "Demi Allah perbuatan tersebut adalah baik". Dan ia berulangkali mengucapkannya sehingga Allah melapangkan dadaku sebagaimana ia melapangkan dada Umar. Dalam hal itu aku sependapat dengan pendapat Umar.
Zaid berkata: Abu Bakar mengatakan: "Anda adalah seorang pemuda yang tangkas, aku tidak meragukan kemampuan anda. Anda adalah penulis wahyu dari Rasulullah SAW. Oleh karena itu telitilah Al-Our'an dan kumpulkanlah….!" Zaid menjawab: "Demi Allah andaikata aku dibebani tugas untuk memindahkan gunung tidaklah akan berat bagiku jika dibandingkan dengan tugas yang dibebankan kepadaku ini".
Saya mengatakan: "Bagaimana anda berdua akan melakukan pekerjaan yang tidak pernah dilakukan oleh Rasululah SAW?". Abu Bakar menjawab: "Demi Allah hal ini adalah baik", dan ia mengulanginya berulangkali sampai aku dilapangkan dada oleh Allah SWT sebagaimana ia telah melapangkan dada Abu Bakar dan Umar.
Selanjutnya aku meneliti dan mengumpulkan Al-Qur'an dari kepingan batu, pelepah kurma dan dari sahabat-sahabat yang hafal Al-Qur'an, sampai akhirnya aku mendapatkan akhir surat At-Taubah dari Abu Khuzaimah Al-Anshary yang tidak terdapat pada lainnya (yaitu):
Sesungguhnya telah datang kepadamu seorang Rasul dari kaummu sendiri, berat baginya apa yang kamu rasakan, ia sangat menginginkan (keimanan dan keselamatan) bagimu, amat belas kasihan lagi penyayang terhadap orang-orang mukmin. Jika mereka berpaling (dari keimanan) maka katakanlah: Cukuplah Allah bagiku, tidak ada Tuhan selain Dia. Hanya kepada-Nya aku bertawakkal dan Dia adalah Tuhan yang memiliki 'Arsy yang agung. (At-Taubah: 128-129). [HR Bukhari]
Di hadits di atas, Abu Bakar ra, Umar bin Khoththob ra, dan Zaid bin Tsabit ra sepakat bahwa pembukuan Al Qur'an itu adalah bid'ah. Tidak pernah dilakukan di zaman Nabi. Namun mereka kemudian yakin itu adalah Bid'ah yang baik. Bid'ah Hasanah!
http://kabarislamia.com/2014/12/12/bidah-hasanah-itu-ada/


Siapakah Ulama Salaf dan Pengikut Salaf Sebenarnya?

 
.
===
Belajar Islam sesuai Al Qur'an dan Hadits di http://media-islam.or.id

Buat website mulai 1 Dinar (Rp 2,4 juta) http://media-islam.or.id/2010/07/22/pembuatan-website-seharga-2-dinar

Bagi yg ingin turut membantu www.media-islam.or.id DSB, bisa transfer mulai rp 5 ribu ke : Rekening BCA No 0061947069 a/n Agus Nizami dan konfirmasi. Mudah2an bisa jadi sedekah kita sbg ilmu yg bermanfaat.
Milis Syiar Islam: syiar-islam-subscribe@yahoogroups.com

__._,_.___

Posted by: A Nizami <nizaminz@yahoo.com>
Reply via web post Reply to sender Reply to group Start a New Topic Messages in this topic (1)
===


Untuk berlangganan milis Syiar Islam, kirim email ke:
syiar-islam-subscribe@yahoogroups.com
Layanan pembuatan website mulai 1 Dinar: http://media-islam.or.id/2010/07/22/pembuatan-website-seharga-3-dinar

Pusat Grosir Mukena di Solo http://www.grosirsolomukena.com

.

__,_._,___

0 komentar:

Poskan Komentar