There are 5 messages in this issue.
Topics in this digest:
1. [Lintas Islam] Imam Ja'far as Sadiq
From: Lintas Islam
2a. Saat mereka menebar al-Qur'an, di mana Anda kawan ?
From: MosqueLife Community Administrator
3. Social Campaign edisi Sabtu 25/02/2012
From: MosqueLife Community Administrator
4. Fw: Buletin Al islam edisi 595 : Homoseksual Membawa Bencana ...
From: ilyas mukti
5. Social Campaign edisi Senin 27/02/2012
From: MosqueLife Community Administrator
Messages
________________________________________________________________________
1. [Lintas Islam] Imam Ja'far as Sadiq
Posted by: "Lintas Islam" born.rich70@gmail.com
Date: Sun Feb 26, 2012 8:22 pm ((PST))
Hanya sedikit ulama yang selama berabad-abad telah berusaha menjembatani
perbedaan antara Syiah dan Sunni, Sufi dan Salafi, Modernis dan
Tradisionalis; dan lebih sedikit lagi yang dinaikkan begitu tinggi dalam
keilmuan mereka dan diklaim dengan validitas yang sama oleh kaum Syiah dan
Sunni, Sufi dan Salafi, Modernis dan Tradisionalis. Imam Ja'afar Sadiq
adalah salah satu dari ulama tersebut. Kaum Syiah menganggap beliau sebagai
Imam keenam. Kaum Sunni menganggap beliau sebagai seorang guru dari
mujtahidin besar, Imam Abu Hanifah dan Imam Malik bin Anas. Para Sufi dari
semua tariqah mendudukkannya dalam rantai periwayatan pengetahuan spiritual
dari Nabi, kaum Salafi menerima hadis yang diriwayatkan melalui beliau,
kaum modernis menganggap beliau sebagai guru dari beberapa saintis empiris
dan rasional terbaik yang terkenal pada zamannya, dan tradisionalis
mengikuti bimbingan beliau dalam hal iman dan ritual. Bila Sunnah Nabi
adalah seperti batang pohon, Imam Ja'afar adalah salah satu cabang utamanya.
Imam Ja'afar mengajarkan rekonsiliasi dan persaudaraan di antara
perselisihan agama dan sektarian. Mengenai Sunni ia berkata: "Berdoalah
dengan suku mereka, ambil bagian dalam pemakaman mereka, kunjungi mereka
yang sakit dan berikan kepada mereka apa yang menjadi hak mereka". Syekh
Hisyam meriwayatkan doa berikut dari Imam Ja'afar tentang Abu Bakar as
Siddiq RA dan Umar bin Al Khattab RA: "Ya Allah, Engkau adalah saksiku,
bahwa aku mengasihi Abu Bakar dan aku mencintai Umar dan jika apa yang aku
katakan tidak benar semoga Allah memutuskanku dari syafaat Muhammad".
Sungguh berbeda pendekatan para Imam besar dengan pendekatan picik dari
kaum Syiah dan Sunni hari ini yang menaruh pisau di leher saudara mereka
yang lain karena mereka tenggelam di dalam kebodohan dan prasangka yang
terakumulasi selama berabad-abad untuk melayani narasi sejarah yang mereka
buat di masa lalu.
Imam Ja'afar as Sadiq adalah Syaikh dari Syaikh besar, guru dari Imam Abu
Hanifah (pendiri mazhab Hanafi), Imam Malik (pendiri mazhab Maliki), Jabir
bin Hayyan (Kimiawan) dan Wasil bin Atta (pendiri mazhab Muta'zilah).
Keilmuannya mencakup esoteris dan juga eksoteris, ilmu Isyarah dan juga
ilmu Ibarah, ilmu kalam dan ilmu hadis, sunnah, ilmu alam dan ilmu-ilmu
sejarah. Dia adalah al-Hakim, orang bijaksana sejati sesuai Alquran,
seorang alim yang lengkap yang mengerti bahwa Syariah diterapkan tidak
hanya untuk dunia manusia tetapi juga untuk dunia semesta alam. Beliau
menerapkan pengetahuan yang tajam untuk menciptakan pola Ilahi di dunia
manusia melalui Fiqh, tetapi beliau juga melihat pola-pola di alam dan
dalam sejarah dan beliau mengajarkannya kepada murid-muridnya. Beliau
adalah pewaris dua rahasia, satu dari Abu Bakar as Siddiq RA, dan yang lain
dari Ali bin Abi Thalib kwh.
Ja'far as Shadiq lahir di Madinah pada tanggal 20 April 702 Masehi dari
rahim Ummu Farwa, yang merupakan cucu dari Muhammad bin Abi Bakr, salah
seorang putra dari Abu Bakar as Siddiq, Khalifah Rasyidin pertama dalam
Islam versi Sunni. Ayahnya adalah Muhammad al-Baqir bin Ali bin Zainul
Abidin bin Hussein bin Ali bin Abi Thalib kwh yang dianggap oleh Syiah
sebagai Imam kelima. Beliau adalah seorang ulama yang bekerja keras untuk
menjembatani kesenjangan antara Syiah dan Sunni dan antara Islam dan agama
lain. Tak heran jika Syiah dan Sunni, Sufi dan Salafi, tradisionalis dan
modernis mengklaim beliau sebagai milik mereka.
Imam Ja'afar adalah seorang master dari Ilmu Ibarah dan Ilmu Isyarah. Ulama
Islam klasik membagi pengetahuan ke dalam dua kategori besar, yaitu yang
bisa diakses oleh pikiran dan yang hanya dapat diakses oleh hati. Yang
termasuk kategori pertama adalah rasional, logika, matematika, sains,
sosiologi, hadis dan kewajiban-kewajiban dan ritual-ritual agama.
Pengetahuan ini dapat diajarkan dan dapat dipelajari dari seorang Alim.
Ilmu ini disebut Ilmu Ibarah dari akar bahasa Arab Alif-Ba-Ra yang berarti
menyeberang, seperti mengarungi dari satu tepi sungai ke tepi lainnya. Ini
adalah pengetahuan yang diberikan kepada murid di dalam sekolah atau
universitas. Pengetahuan hati, di sisi lain, tidak dapat diakses oleh
pikiran tetapi hanya dapat diakses oleh hati. Yang termasuk dalam kategori
ini termasuk cinta, kasih sayang, kerendahan hati (zuhud), kesalehan
(wara), etika (akhlak) dan kesadaran akan kehadiran Ilahi. Pengetahuan ini
tidak dapat diajarkan. Namun Syaikh besar dapat membantu murid-murid untuk
membersihkan hati mereka dan membukakannya kepada kemungkinan yang tak
terbatas dari ilmu Isyarah. Kadang-kadang, kedua aliran pengetahuan itu
juga disebut sebagai Ilmu Ghaib (pengetahuan yang berada di luar persepsi)
dan Ilmu Zahir (pengetahuan yang dapat diakses oleh persepsi). Terminologi
ini konsisten dengan terminologi Quran. Namun, diskusi Ilmu ghaib adalah di
luar lingkup tulisan ini.
Imam Ja'afar as Sadiq menjauhkan diri dari ketegangan politik pada masanya,
dan berfokus pada mengajar dan mendidik masyarakat. Pilihan ini merupakan
keuntungan besar bagi peradaban Islam. Ada kebijaksanaan dalam strategi
ini. Sejarah berhutang budi kepada Imam Ja'afar as Sadiq atas dedikasi
beliau bagi pengetahuan dan pengajaran yang menghasilkan tokoh-tokoh besar
di bidang fikih, tasawuf, sains dan matematika.
Di bawah penguasa Umayyah, Ja'far as Sadiq dianggap oleh banyak pengikut
Syiah sebagai imam Syi'ah keenam, dan bagaimanapun, Syiah dianggap bidah
dan pemberontak oleh para khalifah Umayyah. Banyak kerabat Ja'far as Shadiq
telah tewas di tangan Umayyah. Tak lama setelah kematian ayahnya, paman
Ja'far as Sadiq, Zaid bin Ali memimpin pemberontakan melawan Bani Umayyah.
Ja'far as Sadiq tidak berpartisipasi, tetapi banyak dari sanak saudaranya,
termasuk pamannya tewas, dan lainnya dihukum oleh Khalifah Umayyah. Ada
pemberontakan lain selama tahun-tahun terakhir dari Bani Umayyah, sebelum
Bani Abbasiyah berhasil merebut kekhalifahan dan mendirikan dinasti
Abbasiyah pada tahun 750 Masehi, ketika Ja'far as Shadiq berusia 48 tahun.
Muhammad al-Baqir dan putranya, Ja'far as Sadiq, secara eksplisit menolak
gagasan pemberontakan bersenjata. Banyak faksi pemberontak berusaha
meyakinkan Ja'afar as Sadiq untuk mendukung klaim mereka. Ja'afar as Sadiq
menghindari permintaan mereka tanpa secara eksplisit mengajukan klaimnya
sendiri. As Sadiq menyatakan bahwa meskipun ia, sebagai imam yang ditunjuk,
adalah pemimpin sejati umat, ia tidak akan mengajukan klaimnya untuk
kekhalifahan. Kediaman politik Ja'far as Sadiq pada pandangan ini dikatakan
telah melahirkan taqiyyah sebagai doktrin Syiah. Taqiyyah adalah doktrin
Syiah yang mengatakan bahwa dibolehkan untuk menyembunyikan pendapat benar
seseorang jika dengan mengungkapkannya, ia menempatkan diri sendiri atau
orang lain dalam bahaya.
Para penguasa baru Abbasiyah, yang telah naik ke tampuk kekuasaan atas
dasar klaim mereka atas keturunan mereka dari paman Nabi, Abbas bin Abdul
Muthalib, sangat curiga terhadap Ja'far as Sadiq, yang dianggap oleh banyak
orang memiliki klaim yang lebih baik untuk kursi kekhalifahan. Banyak
pengikut Zaid bin Ali yang siap untuk mengikuti Ja'afar as Sadiq dieksekusi
secara kejam oleh Abbasiyah.
Ja'far as Sadiq diawasi secara ketat dan sesekali dipenjarakan untuk
memutuskan hubungan beliau dengan pengikutnya. Ja'afar as Sadiq menjalani
penganiayaan dengan sabar dan melanjutkan studi dan menulis di mana pun
beliau menemukan dirinya. Beliau meninggal pada tanggal 14 Desember 765
akibat diracuni oleh khalifah Al-Mansur. Beliau dimakamkan di Madinah, di
kuburan terkenal Jannatul Baqi.
*****
Imam Ja'afar dikenal di dalam sejarah sebagai salah satu yang terbesar di
antara para ulama dan guru. Metode mengajar pada masa itu adalah di dalam
sebuah halaqah (lingkaran) atau setengah lingkaran di mana seorang Syaikh
memberikan pengetahuan dan kebijaksanaan kepada mereka yang menghadiri
halaqahnya. Imam Ja'far awalnya mengajarkan di halaqah yang dimulai oleh
ayahnya Imam Baqir. Ketika pengunjung halaqah berkembang, halaqah diadakan
di Masjid Nabawi di Madinah. Begitu besar pancarannya bahwa beliau segera
menarik sejumlah besar murid. Di antara mereka yang sering mengunjungi
halaqah di tahun-tahun awal adalah Imam Abu Hanifah yang mengatakan
hubungannya dengan Imam Ja'afar as Shadiq: "Kalau bukan karena dua tahun
bersama Ja'far as Shadiq, aku akan binasa". Beliau menyebut Imam Ja'far
sebagai "ulama paling terpelajar yang pernah aku lihat". Referensi di sini
adalah untuk transmisi pengetahuan rohani. Syariah memiliki dua aspek
eksternal dan aspek internal. Aspek internal Syariah adalah sauh di mana
aspek eksternal ditambatkan. Imam Abu Hanifah dikenal sebagai Imam al-Azam
(Imam Besar) di bidang fiqh. Seperti diakui oleh Imam Abu Hanifah,
dasar-dasar spiritual dari mazhab fiqh Hanafi berhutang banyak kepada
pengetahuan spiritual yang ditransmisikan oleh Imam Ja'far as Sa'adiq dan
melalui rantai transmisi yang tak terputus dari para keturunan sampai
kepada Ali bin Abi Thalib kwh dan Abu Bakar as Siddiq RA (bagi mereka yang
ingin membenamkan diri ke dalam laut yang dalam ini) sampai kepada Nur
Muhammad, Cahaya Muhammad SAW.
Ulama terkenal lain yang menghadiri halaqah Imam Ja'far adalah Imam Malik
bin Anas, pendiri mazhab fiqh Maliki. Sebagian besar mahasiswa hukum Islam
tidak menyadari bahwa banyak dari Fiqh Maliki didasarkan pada putusan yang
diberikan oleh Ali bin Abi Thalib kwh selama Kekhalifahan Umar bin Al
Khattab RA. Imam Malik (711-795) dari Madinah lebih muda dari Imam Ja'far
as Shadiq (700-765 M) dan Imam Abu Hanifah (699-767CE). Imam Malik berkata
tentang Imam Ja'afar: "Aku adalah pengunjung tetap beliau selama beberapa
waktu, dan aku tidak pernah melihat beliau sekali pun tanpa shalat, puasa
atau membaca Al Qur'an." Pada generasi berikutnya setelah Imam Abu Hanifah
dan Imam Malik, Imam Syafi'i (d 820) dari Damaskus mempelajari ajaran Imam
Abu Hanifah dan Imam Malik dan mengembangkan mazhab fiqh Syafi'i. Fiqih
Hambali yang tumbuh dari gerakan protes terhadap Muta'zilah menggunakan
mazhab-mazhab fiqh sebelumnya sebagai dasarnya. Jadi semua mazhab utama
Fiqh, Hanafi, Maliki, Syafi'i, Hanbali dan Ja'fariya berhutang budi pada
pengetahuan yang ditransmisikan oleh Imam Ja'afar as Sadiq.
Imam Ja'far bukan hanya seorang ulama Kalam, Sunnah dan Hadis. Ia juga
seorang sejarawan dan master kimia, astronomi, matematika dan ilmu alam.
Salah seorang muridnya, Jabir bin Hayyan, melanjutkan ajaran beliau untuk
membedakan dirinya sebagai ahli kimia dan ahli matematika terkemuka pada
masanya. Wasil bin Ata (w. 748 M) yang merupakan pendiri mazhab filsafat
(rasional) Mutazilah juga murid yang menghadiri halaqah Imam Ja'afar.
Kelengkapan dan nafas keilmuan yang ditampilkan oleh Imam Ja'far konsisten
dengan perintah Al-Quran untuk belajar tidak hanya ilmu-ilmu jiwa tetapi
juga ilmu-ilmu alam dan sejarah karena di ketiga ilmu tersebut ada
Tanda-tanda pola Ilahi. Quran menyatakan: "Kami akan menunjukkan kepada
mereka ayat-ayat Kami di cakrawala dan di dalam diri mereka, sampai jelas
bagi mereka bahwa itu memang kebenaran." (41, 53). Di cakrawala berarti
dunia eksternal (zahir) manusia seperti sejarah, sosiologi dan dunia alam
(ilmu-ilmu alam). Baru setelah abad ketujuh belas studi tentang Quran dan
Sunnah dipisahkan dari studi sejarah dan ilmu alam di sekolah-sekolah Islam
yang mendatangkan konsekuensi bencana bagi peradaban Islam.
Pertanyaan besar yang muncul adalah bagaimana mungkin bagi seseorang untuk
memiliki pengetahuan tentang ilmu alam dan matematika dimana ia tidak
belajar dari guru lainnya? Imam Ja'far as Sadiq dan ayahnya Imam Baqir
mengetahui ilmu-ilmu ini jauh sebelum kitab-kitab Yunani, India, Cina,
Persia dan lainnya diterjemahkan ke dalam bahasa Arab. Pertanyaan ini
mendalam dan membutuhkan jawaban yang serius. Kesulitan dalam menjawab
pertanyaan ini muncul dari klaim oleh ilmu pengetahuan modern dan oleh
manusia modern yang hanya mengakui bahwa metode empiris dan rasional
hanyalah dua metode yang dapat diterima untuk memperoleh pengetahuan.
Mereka tidak mengakui perolehan pengetahuan dengan cara supra-rasional atau
transenden.
Hal ini telah menjadi kesulitan yang dihadapi oleh orang bijak sepanjang
zaman. Orang-orang menertawakan orang-orang bijak karena mereka tidak bisa
memahami kebijaksanaan dari orang-orang bijak. Bahkan lebih sulit lagi
untuk memahami para nabi. Kaum Nuh menertawakannya saat ia membangun
bahtera. Firaun memerintahkan bawahannya untuk membangun bangunan tinggi
sehingga ia bisa "melihat" Tuhannya Musa!
Sebagian besar bahasa intuisi adalah Ilmu Isyarah. Ia dapat dirasakan,
disinggung tetapi tidak dapat diajarkan. Beberapa dapat diakses rasio,
beberapa tidak. Imam Ja'far as Sadiq adalah seorang wali. Melalui
pelatihan, garis keturunannya, kesalehan, karakter dan hatinya yang telah
disucikan mencerminkan kasih karunia Ilahi, intuisinya lebih besar
dibandingkan kebanyakan orang. Jika dia mengatakan bahwa bumi bergerak
mengelilingi matahari, itu bukan karena ia belajar dari orang Mesir atau
Yunani tetapi karena pengetahuan yang diberikan oleh Allah (ilmu Laduni).
Itu merupakan karunia Ilahi, diberikan kepada siapa yang Dia kehendaki.
Imam Muhammad al-Baqir dan Imam Ja'far as Sadiq tahu bahwa dunia Muslim
akan dibanjiri dengan buku-buku dari para filsuf Yunani dan Alexandria dan
bahwa umat Islam secara membabi buta akan menerima segala sesuatu yang
mereka tulis sebagai kebenaran Injil. Dengan demikian, banyak teori yang
salah dan keliru akan mengacaukan imajinasi mereka, merusak pikiran mereka,
dan menempatkan mereka di bawah kegelapan total selama berabad-abad,
seperti apa yang terjadi pada peradaban Yunani di masa lalu. Kedua Imam
menjelaskan kepada murid-murid mereka teori-teori para filsuf, menunjukkan
kesalahan mereka dan menyajikan teori-teori mereka sendiri yang benar.
Demikian pula beliau mengajarkan mereka fisika, kimia, geografi dll sebelum
mata pelajaran tersebut diterjemahkan dari bahasa India, Cina, Yunani dan
Persia ke dalam bahasa Arab.
Kebangkitan intelektual penting umat Islam pada abad kedua Hijrah bukan
karena pengaruh kebudayaan Hellenic atau pengaruh asing lainnya, seperti
dikatakan oleh beberapa sejarawan Barat. Jika tidak ada kedua Imam tersebut
yang meluruskan kesalahan-kesalahan dalam filsafat-filsafat Yunani,
filsafat-filsafat Yunani tersebut hanya akan menjadi tumpukan buku-buku tua
seperti yang terjadi di Yunani pada masa pra Islam. Buku-buku filsafat
diabaikan oleh sebagian besar dari masyarakat Yunani, tetapi cerita tentang
dewa-dewi diyakini dan menjadi bagian utama dari peradaban Yunani pra
Islam. Melalui peradaban Islam, cerita tentang dewa-dewi ditinggalkan dan
filsafat dikembangkan menjadi sains dan teknologi.
*****
Tulisan berikut ini diekstrak dari buku "The Great Muslim Scientist and
Philosopher". Buku ini adalah sebuah terjemahan dari buku "Maghze
Mutafakkir Jehan Shia", buku berbahasa Persia yang terkenal. Buku berbahasa
Persia itu sendiri adalah sebuah terjemahan dari sebuah thesis berbahasa
Perancis yang dipublikasikan oleh The Research Committee of Strasbourg,
France, tentang kontribusi yang dibuat oleh Ja'far as Sadiq bagi sains,
filosofi, literatur dan irfan (gnosticism). 'Kaukab Ali Mirza' mengerjakan
terjemahan dari bahasa Persia ke bahasa Inggris.
Rotasi Bumi mengelilingi Matahari:
Pada usia 11 tahun, Imam Ja'far membantah teori bahwa matahari, bulan dan
planet-planet berputar mengelilingi bumi. Beliau mengatakan bahwa matahari,
selama perjalanannya memutari bumi, melewati 12 rasi bintang dalam satu
tahun dan tetap di setiap konstelasi selama 30 hari, jadi mengapa ia
kemudian menghilang dari pandangan pada malam hari. Ia seharusnya tetap
terlihat di konstelasi masing-masing selama 30 hari. Teori Ptolemy
mengatakan bahwa matahari memiliki dua gerakan. Salah satu gerakannya
adalah bahwa ia melintasi tanda zodiak dan bergerak mengelilingi bumi dalam
satu tahun dan gerakan lainnya adalah bahwa ia bergerak mengelilingi bumi
dalam satu malam dan satu hari, sebagai akibatnya kita dapat melihatnya
terbit di timur dan terbenam di barat.
Ptolemy adalah seorang ahli geografi dan astronom yang lahir di Alexandria
pada abad ke-2 SM. Ia memperkaya pengetahuannya dengan membaca buku-buku
ilmuwan besar Yunani di perpustakaan Alexandria. Dia meminjam dari Euclid,
matematikawan besar, ide bahwa matahari berputar mengelilingi bumi dan
kemudian mengembangkan teorinya sendiri yang dikenal sebagai Sistem
Ptolomeus. Sejak itu sampai abad ke-8 SM tidak ada yang membantah teori ini.
Aristoteles adalah seorang pemikir dan filsuf besar. Buku-bukunya, Arganan
dan Fisika, adalah harta yang paling berharga bagi umat manusia, tetapi
teorinya bahwa bumi diam dan matahari dan bintang-bintang berputar di
sekitarnya, menunda kemajuan ilmu Astronomi dan manusia terus berada dalam
kegelapan kebodohan selama 1800 tahun.
Imam Ja'far mengatakan bahwa kedua gerakan itu tidak kompatibel. Ketika
matahari harus melewati tanda zodiak dalam satu tahun dan tinggal di
konstelasi masing-masing selama 30 hari bagaimana ia bisa mengubah arah dan
pergi mengelilingi bumi dalam 24 jam?
Ia juga mengatakan bahwa bumi berputar mengelilingi porosnya sendiri.
Poincares, ilmuwan besar yang hidup di abad ke-20 menertawakan teori ini.
Ketika seorang ilmuwan di abad ke-20 bisa menolak untuk percaya teori ini,
bagaimana mungkin orang yang hidup di abad ke-1 dan ke-2 Hijriah bisa
percaya kepada teori Imam Ja'far? Rotasi bumi pada porosnya sendiri dapat
dibuktikan dengan pengamatan saja. Ketika astronot mendarat di permukaan
bulan, dan mengarahkan teleskop mereka terhadap bumi mereka melihat bahwa
ia berputar perlahan pada porosnya.
Beberapa orang mungkin mengatakan bahwa hanya melalui dugaan bahwa Imam
Ja'far as-Sadiq mengatakan bahwa bumi berputar pada porosnya sendiri.
Kadang-kadang terjadi bahwa dugaan terbukti benar. Tapi muncul pertanyaan
mengapa tidak ada orang lain yang telah menduga untuk waktu yang lama. Ini
membuktikan bahwa beliau tahu hukum astro-fisika yang memungkinkannya untuk
membuat penemuan itu. Jika beliau tidak tahu hukum-hukum tersebut, maka
tidak mungkin baginya untuk menemukan rotasi bumi pada porosnya. Penemuan
ini tidak mungkin tanpa disengaja. Seseorang harus tahu penyebab untuk
mengetahui efeknya.
Tragisnya, karena alasan tersebut di atas, kredit dari penemuan gerakan
putaran bumi mengelilingi matahari diberikan kepada Copernicus yang adalah
seorang astronom dan ahli matematika di abad ke-15. Teori rotasi bumi
mengelilingi porosnya sendiri jatuh kepada Galileo yang menemukan teleskop.
Teori Empat Elemen:
Pada usia 12 tahun, Imam Ja'afar menolak teori Empat Elemen Aristoteles dan
membuktikan bahwa itu salah. Ia berkata: "Aku tidak tahu bagaimana orang
seperti Aristoteles bisa mengatakan bahwa di dunia hanya ada empat elemen -
Tanah, Air, Api, dan Udara. Tanah bukanlah elemen karena berisi banyak
unsur (elemen). Setiap logam, yang ada di bumi, adalah sebuah elemen.
Selama 1.000 tahun teori ini tidak pernah terbantahkan, dan tetap menjadi
batu sandungan fisika. Imam Ja'far as Sadiq membuktikan bahwa Air, Udara,
dan Api juga bukan elemen, tetapi campuran elemen. Hal itu dikatakannya
1.100 tahun sebelum ilmuwan Eropa menemukan bahwa udara bukanlah elemen dan
telah memisahkan konstituennya. Untuk memperoleh fakta bahwa Air bukanlah
elemen, tetapi campuran elemen, tidaklah mungkin untuk disimpulkan pada
masa dan usia Imam Ja'far. Dia mengatakan bahwa ada banyak elemen di udara
dan bahwa mereka semua sangat penting untuk pernapasan.
Barulah pada abad ke-18, yang dianggap zaman keemasan ilmu pengetahuan,
setelah Lavoisier memisahkan oksigen dari udara dan menunjukkan peran
penting yang dimainkannya dalam pernapasan dan pembakaran, maka mereka
menerima bahwa udara bukanlah suatu elemen. Namun, kemudian mereka
berpendapat bahwa unsur-unsur lain tidak berperan dalam pernapasan. Pada
pertengahan abad ke-19, barulah para saintis mengubah pandangan mereka
tentang peranan yang dimainkan oleh elemen-elemen lain dari udara dalam
pernapasan. Pada saat itu juga dibuktikan bahwa meskipun oksigen memurnikan
darah, ia juga membakar bahan-bahan yang mudah terbakar yang bersentuhan
dengan oksigen. Jika makhluk hidup bernapas dengan oksigen murni untuk
waktu yang lama, organ pernapasan mereka akan teroksidasi. Oksigen tidak
merusak organ pernapasan mereka karena bercampur dengan gas lainnya. Oleh
karena itu, mereka menyimpulkan bahwa kehadiran gas-gas lainnya walaupun
dalam jumlah yang sangat sedikit di udara juga penting untuk pernapasan.
Selain itu, oksigen yang merupakan gas paling berat dari semua gas lain di
udara akan mengendap di bagian bawah dan menutupi permukaan bumi sampai
kedalaman tertentu. Akibatnya, organ pernapasan dari semua hewan akan
terbakar dan kehidupan hewan akan punah. Selain itu, ia akan memotong
suplai karbon dioksida, yang sangat dibutuhkan oleh tanaman, sehingga tidak
memungkinkan tanaman untuk tumbuh di permukaan bumi. Adanya gas lain di
udara tidak membiarkan oksigen mengendap turun ke bawah dan menghancurkan
hewan dan tumbuhan.
Akhirnya, setelah lebih dari 1000 tahun, teori Imam Ja'far as Sadiq bahwa
kehadiran dari semua gas di udara sangat penting untuk pernapasan itu
terbukti benar. Beliau adalah orang pertama yang menemukan bahwa oksigen
menghasilkan keasaman. Waktu tidak memungkinkan beliau untuk membuatnya
dikenal oleh dunia, tetapi beliau memang terbukti pelopor dan pemimpin
dalam studi ilmiah oksigen.
Asal-usul Alam Semesta:
Teori Imam Ja'far lainnya yang indah adalah tentang 'Asal-usul Alam
Semesta'. Ketika para saintis modern membaca teori ini mereka akan
mengkonfirmasi bahwa teori tersebut benar-benar sesuai dengan teori modern,
yang belum menjadi sebuah hukum fisika. Namun, ia memiliki perbedaan yang
unik bahwa teori tersebut telah diucapkan 12 abad yang lalu. Teori ini
berbunyi sebagai berikut:
"Alam semesta lahir dari sebuah partikel kecil, yang memiliki dua kutub
yang berlawanan. Partikel itu menghasilkan atom. Dengan cara ini materi
muncul menjadi ada. Kemudian materi ini menjadi beragam. Keberagaman ini
disebabkan oleh kepadatan atau kelangkaan dari atom-atom."
Hal yang paling signifikan dalam teori ini adalah deskripsi dari dua kutub
yang berlawanan. Pentingnya point ini disadari ketika keberadaan dua kutub
yang berlawanan telah dibuktikan oleh ilmu pengetahuan modern. Hari ini
teori tersebut adalah sebuah fakta yang tak terbantahkan dalam ilmu atom
dan elektronik.
Satu lagi teori yang menarik adalah bahwa alam semesta tidak selalu dalam
satu kondisi yang sama. Dalam satu periode mengembang (ekspansi) dan pada
periode lain menyusut (kontraksi).
Fenomena ini dianggap selama berabad-abad sebagai 'tak terbayangkan' dan
teori tersebut tidak dapat dipahami secara penuh oleh para astronom
terkemuka. Setelah abad ke-18 teleskop yang kuat makin banyak dibangun dan
para astronom bisa melihat benda langit di luar tata surya kita. Adalah
pada tahun 1960 bahwa telah diamati dan dikonfirmasi oleh para astronom
bahwa jarak antara galaksi kita dengan galaksi tetangga meningkat.
Observasi ini telah menyediakan bukti yang cukup bahwa alam semesta berada
dalam keadaan mengembang (ekspansi). Kita tidak tahu kapan ekspansi ini
dimulai. Penemuan lubang hitam telah membuktikan pernyataan lain bahwa alam
semesta kadang-kadang menyusut (kontraksi) juga terbukti benar. Oleh karena
itu teori Imam Ja'far itu terbukti benar.
Imam Ja'afar juga menyatakan bahwa segala sesuatu di alam semesta termasuk
benda mati, selalu bergerak meskipun kita tidak melihatnya. Tidak ada
sesuatu pun yang tanpa gerak.
Teori ini, yang tidak bisa diterima di masanya, adalah merupakan fakta
ilmiah pada hari ini. Tidak mungkin membayangkan, menjelaskan dan
menggambarkan obyek dalam alam semesta, yang tanpa gerak. Gerakan adalah
esensi dari keberadaan. Jika tidak ada gerak maka ia tidak ada. Ia adalah
gerakan terus-menerus dari Sang pencipta kehidupan. Dengan kata lain
gerakan abadi itu sendiri adalah kehidupan. Jika gerakan berhenti,
kehidupan tidak akan ada lagi. Adalah merupakan kehendak Allah bahwa
gerakan abadi tidak pernah berhenti dan siklus kehidupan terus berlanjut.
Gerakan abadi ini akan terus berlanjut sampai saat yang dikehendaki-Nya.
Jabir, muridnya pernah bertanya kepada Imam "Bagaimana pergerakan
bintang-bintang menjaga mereka agar tidak jatuh?"
Imam Ja'far menjawab: "Taruh batu pada sebuah gendongan dan putarkan
mengitari kepalamu. Batu akan tetap berada pada gendongan selama engkau
memutarnya. Tetapi begitu engkau berhenti memutar, batu itu akan jatuh ke
tanah.. Dengan cara yang sama gerakan abadi dari bintang-bintang menjaga
mereka agar tidak jatuh ke bawah."
Kontribusi dalam Fisika:
Imam Ja'far as Sadiq membuat banyak penemuan dalam fisika yang tak seorang
pun bahkan memimpikannya sebelum atau setelah masa beliau. Salah satu hukum
yang dinyatakan olehnya adalah tentang keburaman dan transparansi dari
material-material. Beliau mengatakan bahwa material-material yang padat dan
penyerap adalah berwarna buram, dan material-material yang padat dan
penolak adalah transparan. Ketika beliau ditanya tentang sesuatu yang
diserap oleh material buram, beliau menjawab "Panas".
Hari ini teori tersebut adalah merupakan salah satu dari Hukum Fisika.
Betapa indahnya bahwa pada abad ke-2 H, ia bisa mengucapkan suatu teori
baru dan unik.
Kontribusi dalam Sastra:
Imam Ja'far as Sadiq mendefinisikan 'Sastra' sebagai definisi yang tak ada
seorang pun pernah membantahnya selama dua belas abad terakhir. Beliau
berkata: "Sastra adalah pakaian yang seseorang kenakan pada apa yang ia
katakan atau tulis sehingga ia mungkin tampak lebih menarik." Beliau lebih
lanjut mengatakan bahwa adalah mungkin bahwa sastra mungkin tidak memiliki
pengetahuan, tetapi tidak ada pengetahuan tanpa sastra. Setiap jenis
pengetahuan berisi sastra, tetapi setiap jenis sastra tidak selalu
mengandung pengetahuan. Ini memang definisi ringkas dan komprehensif
tentang hubungan antara pengetahuan dan sastra.
Imam Ja'far memang pelopor untuk memulai jaman sastra. Jika ia tidak
mengambil langkah pertama dan memberikan dorongan kepada para saintis dan
para sastrawan, tidak akan ada kebangkitan sastra dan tidak ada Renaissance
dari pengetahuan.
Komposisi Tubuh Manusia:
Imam Ja'far mengatakan bahwa sementara semua manusia diciptakan dari tanah
(bumi), yang merupakan suatu fakta yang diketahui, ia juga mengatakan bahwa
apa yang ada di bumi (tanah) juga ada di dalam tubuh manusia, tetapi semua
unsur (elemen) ini tidak dalam proporsi yang sama. Empat unsur adalah dalam
jumlah yang sangat besar, delapan unsur berada dalam jumlah kecil dan
delapan unsur berada dalam jumlah yang sangat kecil. Teori ini terbukti
benar pada akhir abad ke-18 dengan penguraian tubuh manusia. Hasil dari
analisis menunjukkan bahwa rasio unsur-unsur utama dalam tubuh manusia
adalah sama di seluruh dunia seperti yang dikatakan oleh Imam Ja'far as
Sadiq. Keempat unsur yang berada dalam jumlah besar dalam tubuh manusia
adalah: Oksigen, Karbon, Hidrogen dan Nitrogen. Delapan unsur yang berada
dalam jumlah kecil adalah: Magnesium, Sodium, Potasium, Kalsium, Fosfor,
Sulfur, Besi, dan Klor. Delapan unsur lainnya yang berada dalam jumlah yang
sangat kecil adalah: Molibdenum, Cobalt, Mangan, Tembaga, Seng, Fluorin,
Silikon dan Iodin.
Penemuan Hidrogen:
Menurut dunia Barat, keajaiban terbesar Imam Ja'far adalah wahyu tentang
adanya oksigen di udara. Dunia barat mengakui sekarang bahwa Imam Ja'far
telah menemukan teori ini dua belas setengah abad yang lalu. Imam Baqir
telah mengatakan tentang adanya hidrogen di dalam air dan bahwa air dapat
berubah menjadi api, karena hidrogen adalah gas yang sangat mudah terbakar.
Penemuan kedua gas tersebut tergantung pada pemisahan mereka dari udara dan
air. Pemisahan hidrogen dari air lebih sulit daripada pemisahan oksigen
dari udara. Oksigen murni tersedia di udara, tetapi hidrogen murni tidak
tersedia di mana saja. Oleh karena itu hidrogen tidak dapat diperoleh
sampai tenaga listrik yang cukup berhasil dikembangkan dan air
dihidrolisis. Dunia heran tentang bagaimana para imam bisa mengungkapkan
adanya hidrogen di udara yang merupakan gas yang tidak berwarna, tidak
berbau dan tidak berasa dan tidak ada secara bebas di alam. Mereka tidak
bisa mengidentifikasikan gas-gas ini dan menemukan sifat-sifatnya tanpa
memisahkannya dari air melalui proses hidrolisis, yang tidak mungkin dapat
dilakukan tanpa arus listrik yang kuat.
Orang pertama yang mampu memisahkan hidrogen dari air di zaman modern
adalah ilmuwan Inggris Henry Cavendish, yang meninggal pada tahun 1810.
Setelah bertahun-tahun melakukan penelitian dia mampu menghidrolisis air
dan mendapatkan gas hidrogen. Ia juga dapat mengkonfirmasi bahwa gas
hidrogen adalah sangat mudah terbakar sebagai akibat dari kecelakaan aneh
pada saat ia melakukan eksperimen, yang mengakibatkan kebakaran rumahnya.
Akhirnya Lavoisier, ahli kimia Perancis, yang memberi nama hidrogen untuk
gas ini.
Teori Cahaya:
Kontribusi besar lain bagi ilmu pengetahuan oleh Imam Jafar as Sadiq adalah
Teori Cahaya. Beliau mengatakan bahwa cahaya yang dipantulkan oleh
obyek-obyek yang berbeda datang kepada kita, tetapi hanya sebagian dari
sinar memasuki mata kita. Itulah alasan mengapa kita tidak dapat melihat
obyek yang jauh dengan jelas.
Jika semua sinar cahaya yang datang dari mereka memasuki mata kita, obyek
akan muncul dekat dengan kita. Jika kita membuat suatu perangkat melalui
mana semua sinar cahaya yang datang dari penggembalaan unta pada jarak 3000
zirah (satu zirah adalah 40 inci) memasuki mata kita, maka kita akan
melihat mereka merumput pada jarak hanya 60 zirah misalnya. Semua obyek ini
akan terlihat 50 kali lebih dekat kepada kita.
Teori ini menyebar luas melalui murid-muridnya dan mencapai Eropa pula.
Adalah teori ini, yang membantu Lippershey dari Flanders untuk membuat
teropong pertamanya pada tahun 1608. Galileo memanfaatkan teropong ini dan
menemukan teleskop pada tahun 1610. Jika Imam Ja'far tidak merumuskan teori
cahaya, teropong dan teleskop tidak akan ditemukan dan dibuat, dan Galileo
tidak akan bisa mengkonfirmasi melalui pengamatan visual mengenai teori
Copernicus dan Kepler bahwa semua planet termasuk bumi berputar
mengelilingi matahari. Ketika Galileo ditanya mengapa teleskop membuat
benda-benda langit terlihat begitu dekat sehingga mereka bisa melihat
pegunungan bulan, dia mengulangi kata-kata Imam Ja'far as Sadiq dan
berkata: "teleskop ini mengumpulkan semua sinar cahaya yang datang dari
benda-benda langit Ketika semua sinar cahaya yang datang dari benda-benda
langit terkonsentrasi, obyek yang berada pada jarak 3.000 meter muncul di
depan kita seolah-olah mereka pada jarak hanya 60 meter. "
Sebelum masa Imam Ja'afar, diyakini bahwa cahaya dari mata kita jatuh pada
obyek yang berbeda sehingga mereka bisa dilihat. Beliau adalah orang
pertama yang mengatakan bahwa "sinar cahaya dari objek yang berbeda datang
ke mata kita dan memungkinkan kita untuk melihat mereka. Sinar cahaya dari
mata kita tidak pergi keluar dan jatuh pada objek lain, jika seperti itu
kita akan dapat melihat mereka dalam kegelapan juga. "
Imam Ja'afar juga mengajukan sebuah teori yang sangat menarik tentang
kecepatan cahaya. Dia mengatakan bahwa cahaya adalah semacam gerakan yang
sangat cepat. Hal ini selaras dengan teori modern cahaya.
Imam Ja'afar pernah mengatakan selama halaqah bahwa sinar cahaya yang kuat
bisa memindahkan benda yang berat. Cahaya yang Musa lihat di Gunung Sinai
adalah semacam itu. Ia dapat memindahkan gunung jika Allah menghendaki.
Dapat dikatakan bahwa dengan membuat pernyataan ini, ia meletakkan dasar
dari teori laser.
Teori Transfer Penyakit oleh Sinar:
Imam Ja'far as Sadiq mengatakan bahwa pasien yang menderita penyakit
tertentu memancarkan sinar jenis khusus. Jika sinar ini jatuh pada orang
yang sehat, mereka cenderung untuk membuatnya sakit.
Teori ini tidak diterima oleh dokter dan ahli biologi. Mereka berpendapat
bahwa mikroba dan virus adalah penyebab utama dari banyak penyakit yang
disebarkan oleh serangga, udara, air, makanan dan kontak langsung dan tidak
langsung dengan pasien.
Tidak ada seorang pun sebelum Imam, pernah mengatakan bahwa penyakit juga
ditransfer dari satu orang ke orang lain dengan cara sinar, yang
dipancarkan dari pasien yang menderita penyakit tertentu. Ide ini diejek
oleh orang-orang terpelajar sampai hal itu terbukti benar oleh penelitian
ilmiah.
Teori Materi dan Anti-Materi:
Salah satu teori yang unik dari Imam Ja'far as Sadiq adalah bahwa segala
sesuatu kecuali Allah memiliki lawan, tetapi ini tidak mengakibatkan
konflik, jika tidak seluruh alam semesta akan hancur. Ini adalah teori
tentang materi dan anti-materi. Perbedaan antara materi dan anti-materi
adalah bahwa di dalam materi elektron bermuatan negatif dan proton
bermuatan positif. Namun di dalam anti-materi, elektron bermuatan positif
dan proton bermuatan negatif. Para ilmuwan telah menyimpulkan bahwa jika
satu kilogram materi bertabrakan dengan satu kilogram anti-materi, begitu
banyak energi akan dilepaskan sehingga seluruh dunia akan hancur.
Profesor Alfven berpendapat bahwa tidak ada sumber lain di alam semesta,
yang dapat menghasilkan energi begitu besar seperti quasar, kecuali ledakan
akibat tumbukan materi dengan anti-materi.
Sama seperti uranium yang digunakan untuk meledakkan bom atom, helium akan
digunakan untuk meledakkan materi dengan anti-materi. Ilmuwan Rusia telah
berhasil memperoleh anti-materi helium.
Teori Cahaya Bintang:
Imam Ja'far as Sadiq mengatakan bahwa di antara kelompok bintang yang kita
lihat di malam hari, ada yang sangat terang dan cukup signifikan bila
dibandingkan dengan matahari kita.
Karena keterbatasan pengetahuan manusia, banyak orang pada masa Imam
Ja'afar dan abad-abad setelahnya, menganggap teori ini tidak logis, tidak
rasional dan tidak bisa diterima. Mereka tidak percaya bahwa bintik kecil
cahaya yang disebut bintang-bintang, bisa memiliki lebih banyak cahaya
daripada cahaya matahari kita yang besar dan cerah.
Kira-kira dua belas setengah abad kemudian, terbukti bahwa apa yang dia
katakan benar. Telah ditemukan bahwa ada bintang di alam semesta, yang
miliaran kali lebih terang dari matahari. Mereka disebut quasar. Cahaya
quasar adalah sekitar kuadriliun kali (sepuluh ribu milyar kali) cahaya
matahari kita. Beberapa dari mereka berada pada jarak sekitar 9.000 juta
tahun cahaya dari bumi. Quasar pertama tersebut ditemukan pada tahun 1927.
Teori lain yang penting adalah bahwa ada banyak dunia lain selain dunia
kita sendiri, bahwa kita bahkan tidak dapat menghitungnya. Jumlah mereka
hanya dalam pengetahuan Allah (swt). Sama seperti kita makhluk hidup di
planet ini, ada makhluk hidup di planet lain di alam semesta di mana
terdapat kondisi yang cocok.
Teleskop kita hari ini bahkan tidak cukup kuat untuk memungkinkan kita
melihat apa yang di luar quasar. Oleh karena itu kita tidak tahu seberapa
besar alam semesta ini. Kita hanya dapat menduga bahwa di alam semesta akan
ada jutaan dan jutaan dunia, yang telah ada selama miliaran tahun dan akan
terus ada selama miliaran tahun yang akan datang.
Karena itu kita harus menerima sebagaimana Imam Ja'far as Sadiq katakan,
bahwa, tidak ada seorang pun kecuali Allah (swt) yang tahu jumlah dunia
yang besar dan kecil.
Pencemaran Lingkungan:
Imam Ja'far as Sadiq mengatakan bahwa kita tidak boleh mencemari lingkungan
kita, jika tidak maka akan menjadi mustahil untuk hidup di planet ini.
Jelas dia mempunyai zaman kita dalam pikirannya ketika ia membuat
pernyataan tersebut. Polusi bukan masalah di masanya. Tidak ada satu pun
pabrik yang ada di masa itu dan logam-logam dilebur dalam tungku kecil
dengan membakar kayu. Ini bukan teori tetapi fakta ilmiah yang tidak dapat
dibantah. Diperkirakan bahwa jika peningkatan polusi udara pada tingkat
sekarang berlanjut selama 50 tahun lebih, 50% dari plankton akan mati dan
jumlah oksigen di udara akan berkurang dengan proporsi yang sama.
Negara kaya Jepang mengabaikan saran dari Imam Ja'far as Sadiq dan
mencemari lingkungan dan menderita akibatnya. Setelah Perang Dunia II, di
mana Jepang dikalahkan, pendapatan tahunan rata-rata pekerja Jepang hanya
US $30. Hari ini adalah US $500. Dalam memproduksi kapal, radio, TV,
tape-recorder, komputer, kain rayon, dll telah melahirkan berbagai penyakit
yang tidak pernah diketahui telah ada sebelumnya. Sebuah penyakit baru dan
berbahaya telah muncul baru-baru ini di Jepang. Penyakit ini disebut Eta
Eta karena pasien menangis Eta Eta dalam kesakitan. Gejala pertama penyakit
ini adalah sakit parah dan tak tertahankan di dalam tulang. Setelah
beberapa waktu, tulang menjadi rapuh sehingga mereka pecah menjadi
potongan-potongan seperti kaca. Penyebab penyakit ini adalah akumulasi
dalam jumlah besar kadmium di dalam tubuh karena meminum air dan
mengkonsumsi produk-produk pertanian yang telah terkontaminasi oleh unsur
kadmium. Penyakit baru lain telah muncul di Kyushu di Jepang. Mereka yang
menderita penyakit ini kehilangan penglihatan mereka dan jaringan tubuh
mereka lenyap. Akibatnya, mereka tidak bisa menggerakkan anggota tubuh
mereka. Jika mereka tidak diperlakukan dengan benar mereka secara bertahap
akan mati. Penyebab penyakit ini adalah akumulasi merkuri di dalam tubuh
melalui air dan makanan yang tercemar.
Sejak zaman Hippocrates, dokter Yunani terkenal, sampai hari ini sekitar
40.000 jenis penyakit telah didiagnosa, gejala mereka dicatat dan
pengobatan telah diresepkan. Tetapi penyakit yang telah muncul di Jepang
karena polusi lingkungan mereka adalah tidak diketahui oleh ilmu kedokteran.
Sains dan Filsafat:
Imam Ja'far as Sadiq tidak hanya seorang pemimpin agama, tetapi ilmuwan,
filsuf dan seorang sastrawan. Mereka digunakan untuk mengajar teologi,
filsuf, ilmu pengetahuan dan sastra. Beliau adalah sarjana pertama di dunia
yang membedakan antara sains dan filsafat. Tidak ada orang sebelumnya yang
menaruh perhatian pada point yang penting bahwa mereka adalah dua subyek
yang berbeda. Beliau mengatakan, sementara menunjukkan perbedaan antara
keduanya yang mengejutkan banyak filsuf. Mereka dapat dibagi dalam dua
bagian.
Bagian pertama berbunyi sebagai berikut: "Sains dan filsafat adalah dua
mata pelajaran yang berbeda Sains memberikan kita hasil yang pasti dan
tepat bahkan jika mereka kecil dan tidak berarti. Tetapi filsafat tidak
melayani tujuan praktis dan tidak memberikan hasil yang bermanfaat..."
Bagian kedua berbunyi sebagai berikut: "Namun, adalah di luar ruang lingkup
sains untuk menemukan kebenaran hakiki; tetapi adalah di dalam domain
filsafat untuk melakukan hal itu."
Karena Imam Ja'afar adalah seorang pemimpin agama, beliau sudah mengetahui
kebenaran melalui agama dan tidak ingin menemukannya melalui filsafat.
Namun, adalah keyakinan kuatnya bahwa filsafat akan memecahkan banyak
masalah. Beliau karena itu lebih tertarik pada filsafat daripada sains
karena ia membantu untuk mengenali Sang Pencipta.
Imam Ja'far as Sadiq bukanlah seorang dokter sebagai profesi, tetapi dia
memperkenalkan dan merumuskan metode diagnosis dan pengobatan di bidang
kedokteran. Sarjana Barat merasa sulit untuk percaya bagaimana bahwa beliau
bisa merumuskan diagnosis tertentu dalam usia dan masa itu.
Saran Baik untuk Ibu:
Imam Ja'far as Sadiq telah menyarankan para ibu bahwa mereka harus
meletakkan bayi mereka yang baru lahir untuk tidur di sisi kiri mereka.
Selama berabad-abad saran ini dianggap oleh banyak orang sebagai tidak
berarti dan tidak masuk akal karena tidak ada yang bisa melihat kegunaan
dalam menempatkan bayi untuk tidur di sisi kiri ibu. Beberapa orang bahkan
berkomentar bahwa berbahaya untuk mengikuti saran beliau. Ibu dapat
berputar saat tidur dan menindih bayi sampai mati. Tak seorang pun di Timur
atau Barat mengikuti saran yang serius ini. Bahkan selama periode
Renaisans, ketika para sarjana di Eropa mempelajari setiap teori secara
kritis, tidak ada yang berusaha untuk mencoba mencari tahu apakah saran itu
memiliki dasar ilmiah.
Pada tahun 1865, Ezra Cornell mendirikan Universitas Cornell di NYK. Di
universitas ini ia membentuk di bawah jurusan kedokteran, sebuah lembaga
untuk Penelitian Bayi Baru Lahir dan Menyusui. Seorang sarjana penelitian
lembaga ini yang melakukan perjalanan ke berbagai belahan dunia, mengamati
bahwa ibu-ibu di setiap negara membawa bayi mereka di lengan kiri. Para
dokter di lembaga ini mengamati bahwa bayi yang ditidurkan di sisi kiri
dari ibu mereka tidur lebih nyenyak dan damai tetapi mereka yang diletakkan
di sisi kanan, bangun sesekali dan menangis. Dilaporkan bahwa selama
beberapa hari pertama setelah kelahiran mereka, bayi tidak akan dapat
beristirahat sama sekali, jika mereka tidak berada di sisi kiri ibu mereka.
Setelah penemuan holografi, gambar holografik dari bayi yang belum lahir
diambil yang mengungkapkan bahwa detak jantung ibu sampai ke telinga bayi
di dalam kandungan. Percobaan dilakukan pada mamalia yang berbeda untuk
mengetahui reaksi janin. Semua percobaan menunjukkan bahwa setiap kali
jantung ibu berhenti berdetak, janin menjadi tidak dapat beristirahat dan
gelisah, karena ia makan darah, yang datang kepadanya pada setiap detak
jantung.
Percobaan ini membuktikan bahwa bayi-bayi yang belum lahir tidak hanya
terbiasa untuk mendengar detak jantung ibu mereka, tetapi keberadaan mereka
tergantung pada detak jantung. Arti detak jantung bagi mereka adalah
pasokan konstan makanan. Berhentinya detak jantung merupakan sinyal
kelaparan dan kematian. Mereka sangat tergantung pada detak jantung yang
bahkan setelah mereka lahir, mereka menjadi gelisah jika mereka tidak
mendengarnya. Bayi yang baru lahir mengetahui detak jantung ibunya cukup
baik dan itulah sebabnya mereka dapat tidur dengan nyaman dan damai, bila
diletakkan di sisi kiri ibu mereka karena bisa mendengar detak jantung
dengan jelas.
Jika Universitas Cornell belum didirikan dan penelitian tentang bayi tidak
dilakukan, tidak seorang pun akan menyadari pentingnya saran Ilmiah dari
Imam Ja'far Sadiq bahwa ibu seharusnya meletakkan bayi mereka untuk tidur
di sisi kiri mereka.
Imam Ja'far as-Sadiq mendahului waktunya 1.100 tahun ke depan.
Temukan artikel lainnya di http://www.lintas-islam.blogspot.com
Untuk bergabung dengan group Lintas Islam, click
http://groups.yahoo.com/group/lintas-islam/join; atau kirim email kosong ke
alamat: lintas-islam-subscribe@yahoogroups.com
--
Posting oleh Lintas Islam ke Lintas Islam pada 2/27/2012 07:45:00 AM
[Non-text portions of this message have been removed]
Messages in this topic (1)
________________________________________________________________________
________________________________________________________________________
2a. Saat mereka menebar al-Qur'an, di mana Anda kawan ?
Posted by: "MosqueLife Community Administrator" k0p1.j4w4@gmail.com k0p1.j4w4
Date: Sun Feb 26, 2012 8:23 pm ((PST))
SAAT MEREKA MENEBAR AL-QUR'AN, DI MANA ANDA KAWAN ?
al-Qur'an adalah pendidikan ! Sejumlah netter Indonesia terpantau melibatkan diri menebar al-Qur'an sebagai langkah mendidik masyarakat. Di MosqueLife, mereka yang menjadi relawan terpantau di :
http://www.mosquelife.com/quran.check-in/index.jsp
Anda melihat mereka melakukan kebaikan sekecil biji zarah ? Bergabunglah dengan 3 langkah sederhana untuk Check-in ke Al-Qur'an:
1. Kunjungi http://www.mosquelife.com/quran.navigator/index.jsp
2. Browse ke surah dan ayah yang diinginkan misal :
http://www.mosquelife.com/quran.navigator/ayah.jsp?surahIndex=57&ayahIndex=7
3. Tekan tombol Check-In. Anda akan diminta memberikan ijin melalui FBConnect.
Maka ayat al-Qur'an akan menyebar melalui dinding Facebook Anda ... ke seluruh dunia ! Semoga Anda menjadi bagian dari mobilisasi sosial menyebarluaskan al-Qur'an, pendidikan terbaik yang bisa kita tawarkan untuk siapapun ciptaanNya.
Messages in this topic (2)
________________________________________________________________________
________________________________________________________________________
3. Social Campaign edisi Sabtu 25/02/2012
Posted by: "MosqueLife Community Administrator" k0p1.j4w4@gmail.com k0p1.j4w4
Date: Sun Feb 26, 2012 8:23 pm ((PST))
SOCIAL CAMPAIGN EDISI SABTU 25/02/2012
Jelas ummat Islam masih MENCARI solusi
untuk masalah-masalah yang dihadapi ummat seperti korupsi, pencemaran tanah, sungai dan udara, dan pengangguran.
Sejumlah blogger Muslim telah menuliskan Social Campaign mereka. Ummat menunggu ilmu, gagasan dan pengalaman Anda.
Ini Social Campaign mereka, mana Social Campaign Anda ?
[SOCIAL CAMPAIGN TERKINI]
Mujaddid Al-marousy
JANGAN BERBUAT KERUSAKAN DI MUKA BUMI...
berdoa dengan perasaan takut dan cemas, takut doa tidak di terima dan harapan doa tersebut diterima.
Selengkapnya klik :
http://www.mosquelife.com/view/note/3295163/jangan-berbuat-kerusakan-di-muka-bumi-.html
Mujaddid Al-marousy
JANGAN BERBUAT KERUSAKAN DI MUKA BUMI...
berdoa dengan perasaan takut dan cemas, takut doa tidak di terima dan harapan doa tersebut diterima.
Selengkapnya klik :
http://www.mosquelife.com/view/note/3295162/jangan-berbuat-kerusakan-di-muka-bumi-.html
Khierana Dewy
AWALI SETIAP KEGIATAN DENGAN MENGUCAPKANNYA,,
Agar Allah Swt selalu memberkahi hidup kita,,amiin
Selengkapnya klik :
http://www.mosquelife.com/view/note/3295161/awali-setiap-kegiatan-dengan-mengucapkannya-.html
[SOCIAL CAMPAIGN TERDAHULU]
Ainul Hakim
BERTAUBAT SEBELUM TERLAMBAT
Dan tidaklah taubat itu diterima Allah dari orang-orang yang mengerjakan kejahatan (yang) hingga apabila datang ajal kepada seseorang di antara ...
Selengkapnya klik :
http://www.mosquelife.com/view/note/659003/bertaubat-sebelum-terlambat.html
Irma Suliyati
HIJRAH? SIAPA TAKUT! AYO, BERHIJRAH MULAI SEKARANG.......
berganti tahun bukan bertambah usia kita tapi berkurangnya usia kita maka hijrah sangat penting, hari ini harus lebih baik dari hari kemarin ...
Selengkapnya klik :
http://www.mosquelife.com/view/note/773002/hijrah-siapa-takut-ayo-berhijrah-mulai-sekarang-.html
Musa Daud Full
NIKMAT ALLOH MANA LAGI YANG KAU DUSTAKAN... ?
Ketika diri diberikan "Kasih Sayang Alloh" berupa ujian, kadang diri merasa paling sial.
Padahal masih banyak orang lain yang ujiannya lebih ...
Selengkapnya klik :
http://www.mosquelife.com/view/note/709007/nikmat-alloh-mana-lagi-yang-kau-dustakan-.html
Messages in this topic (1)
________________________________________________________________________
________________________________________________________________________
4. Fw: Buletin Al islam edisi 595 : Homoseksual Membawa Bencana ...
Posted by: "ilyas mukti" ilyasa85@gmail.com
Date: Sun Feb 26, 2012 8:24 pm ((PST))
---------- Forwarded message ----------
From: qc_mpc@interaneka.com
Date: Thu, 23 Feb 2012 22:31:37 +0700
Subject: Siyasah Fw: Buletin Al islam edisi 595 : Homoseksual Membawa
Bencana ...
To: I-siyasah@yahoogroups.com
Homoseksual Membawa Bencana
[Al Islam 595] Pembunuhan berantai yang menewaskan lima belas orang
ternyata dilatarbelakangi kecemburuan pada pasangan sesama jenis.
Mujiyanto, pelaku yang berasal dari Nganjuk, mengakui bahwa ia menghabisi
korban dikarenakan pasangan gay-nya, JS, berselingkuh. Dari ponsel milik
kekasih sejenisnya yang juga majikannya, Mujiyanto mengontak sejumlah pria
yang diduga sebagai kekasih pasangannya, mengundang mereka, lalu
membunuhnya di sejumlah tempat dengan memberi racun tikus.
Kejadian ini menambah lagi daftar kriminalitas yang dilakukan kaum gay.
Pada tahun 2007 terjadi pembunuhan berantai yang dilakukan oleh seorang
gay yang dikenal sebagai Ryan Jombang. Ia membunuh 11 orang dan memutilasi
sebagian dari korbannya. Motifnya juga sama, cemburu pada orang yang
menaksir pasangan gay-nya.
Kasus pembunuhan bermotif penyimpangan seksual sudah berulangkali terjadi.
Selain kasus kedua kasus di atas, ada Babe Baekuni yang menjagal 10 orang
anak-anak jalanan di tahun 2010. Babe menyodomi anak-anak jalanan itu lalu
membantai mereka.
Pada tahun 1996, kita juga dikejutkan dengan kasus sodomi dan pembunuhan
yang dilakukan Siswanto atau yang dikenal dengan sebutan Robot Gedek. Ada
sekitar 16 anak yang menjadi korban pencabulan dan kebiadaban Robot Gedek
yang bernama asli.
Bukan Faktor Keturunan
Kaum gay dan pelaku seks sejenis di negeri ini saat ini sudah mulai berani
unjuk diri. Beberapa kali mereka muncul di layar kaca menyuarakan hak
mereka, atau mengadakan pertemuan-pertemuan tingkat nasional.
Untuk mengukuhkan eksistensi dan mendapat perlindungan hukum, kalangan
homoseksual seperti waria juga beberapa kali mengikuti seleksi anggota
Komnas HAM. Di antara cita-cita mereka adalah menginginkan pernikahan
sejenis juga diakui secara hukum.
Kaum gay kadang berdalih homoseksual terjadi karena faktor genetis atau
yang disebut "born gay". Teori itu dilontarkan oleh Magnus Hirscheld
berasal dari Jerman pada 1899. Menurutnya homoseksual adalah bawaan
sehingga dia menyerukan persamaan hukum untuk kaum homoseksual.
Pada 1993, Dean Hamer, seorang gay, meneliti 40 pasang kakak beradik
homoseksual. Dia mengklaim bahwa satu atau beberapa gen yang diturunkan
oleh ibu dan terletak di kromosom Xq28 sangat berpengaruh pada orang yang
menunjukkan sifat homoseksual. Namun sampai 6 tahun kemudian, gen pembawa
sifat homoseksual itu tak juga ketemu. Maka Dean Hamer pun mengakui bahwa
risetnya itu tak mendukung bahwa gen adalah faktor penentu
homoseksualitas.
Teori ini kian runtuh ketika pada 1999 Prof George Rice dari Universitas
Western Ontario, Kanada, mengadaptasi riset Hamer dengan jumlah responden
yang lebih besar. Rice menyatakan, hasil penelitian terbaru tak mendukung
adanya kaitan gen X yang dikatakan mendasari homoseksualitas pria.
Menyadari tak punya pijakan ilmiah, kalangan gay lalu mencari pembenaran
dengan alasan yang mengada-ada, yakni "terperangkap pada tubuh yang
salah". Maksudnya, mereka berjiwa feminin tapi berada pada tubuh seorang
lelaki. Tentu saja alasan ini tidak berdasar dan hanya khayalan kosong.
Buah Demokrasi Liberal
Satu-satunya alasan yang bisa menjadi legitimasi pengesahan aktifitas kaum
gay ini adalah demokrasi dan HAM. Dengan prinsip kebebasan berkeinginan (
freedom for want) seperti yang dicanangkan Franklin Delano Roosevelt,
ekspresi seksual setiap orang menjadi diakui, termasuk aneka penyimpangan
seksual seperti gay dan lesbian, sadomachocisme, orgy, swinger
(bergonta-ganti pasangan), dsb.
Beberapa negara barat mengakui eksistens gay. Di AS, Presiden Barack Obama
mencabut peraturan yang melarang gay menjadi anggota pasukan militer AS,
yang sebelumnya dilarang.
Pada bulan Desember tahun lalu, Obama juga memerintahkan kepada semua
instansi, lembaga Pemerintah Amerika di luar negeri memberikan diplomasi,
bantuan, dan perlindungan terhadap hak-hak Warga Negara Amerika, yang
berasal dari kaum gay, lesbian, biseksual dan waria (tribunnews.com,
7/12/2011).
Sebagian negara melegalkan hubungan bahkan pernikahan sesama jenis.
Islandia pada tahun 2010 mulai melegalkan pernikahan sesama jenis.
Pemberlakuannya diawali oleh Perdana Menterinya, Johanna Sigurdardottir,
yang resmi menikahi Jonina Leosdottir pasangan lesbinya.
Kalangan gay tidak hanya menuntut pengakuan secara politik dan sosial atas
eksistensi mereka, tapi juga secara agama. Di kalangan umat Kristiani
persoalan gay dan lesbian disikapi berbeda. Sejumlah gereja di beberapa
negara telah membuka pintu bagi pernikahan sejenis, seperti di Jerman dan
Belanda. Pada tahun 2003, Gereja Anglikan melantik Gene Robinson yang gay
menjadi uskup di Keuskupan New Hampshire, AS.
Di Indonesia, keberadaan kaum gay di sokong kalangan liberal. Beberapa
tahun silam seorang profesor liberal dari sebuah kampus Islam menyatakan
bahwa homoseksual tidak dilarang dalam Islam. Bahkan sebuah buku yang
menyatakan kebolehan pernikahan sejenis juga diterbitkan. Mereka
menyatakan bahwa tidak ada satu pun ayat al-Quran yang mengharamkan
homoseksual.
Homoseksual Membawa Bencana
Al-Quran mendeskripsikan tentang kaum nabi Luth as. yang melakukan
homoseksual dan bagaimana Allah membinasakan mereka (misal, lihat QS
al-A'raf [7]: 80-82). Seharusnya hal itu cukup menjadi ibrah bagi kita
semua untuk menjauhkan masyarakat dari perilaku homoseksual.
Secara faktual saat ini, homoseksual juga banyak membawa bencana.
Homoseksual terbukti menjadi salah satu faktor utama penyebaran virus
HIV/AIDS. Menurut data Komisi Penanggulangan HIV/AIDS tahun 2009,
penyebaran HIV/AIDS di kalangan homosekesual melesat dibandingkan
penyebaran melalui PSK (mediaindonesia, 12/11/2009). Di Prancis, Tim
peneliti dari Lembaga Nasional Perancis Urusan Pengawasan Kesehatan
Masyarakat mendapati penyebaran HIV/AIDS di kalangan gay meningkat 200
kali dibandingkan kalangan heteroseksual. Pada tahun 2008, dari 7000 kasus
HIV/AIDS separuhnya berasal dari kaum gay. (kompas.com, 9/9/2010).
Selain itu, menurut Psikolog dari Universitas Gadjah Mada Magda Bhinetty,
perilaku kekerasan yang dilakukan pasangan gay cenderung lebih tinggi
ketimbang pasangan lainnya. "Bisa juga karena didukung karakter yang
posesif pada pasangannya," ujarnya (kompas.com, 16/2).
Terus berulangnya kasus penyimpangan seksual dan tindak pembunuhan juga
disebabkan tidak adanya pencegahan yang semestinya dan tidak ada sanksi
yang tegas oleh negara. Demokrasi dan HAM justru menyuburkan aneka
perilaku seksual yang menyimpang, yang berujung pada bencana kemanusiaan
seperti penyebaran penyakit HIV/AIDS dan kerusakan moral. Alih-alih
mencegah, demokrasi malah memberikan perlindungan kepada kaum yang
berperilaku menjijikkan ini.
Solusi Islam
Islam menjelaskan bahwa hikmah penciptaaan jenis kelamin laki-laki dan
perempuan adalah untuk kelestarian jenis manusia dengan segala martabat
kemanusiaannya (QS. an-Nisa [4]: 1). Perilaku seks yang menyimpang seperti
homoseksual, lesbianisme dan seks diluar pernikahan bertabrakan dengan
tujuan itu. Islam dengan tegas melarang semua perilaku seks yang
menyimpang dari syariah itu.
Islam mencegah dan menjauhkan semua itu dari masyarakat. Sejak dini, Islam
memerintahkan agar anak dididik memahami jenis kelaminnya beserta
hukum-hukum yang terkait. Islam juga memerintahkan agar anak pada usia 7
atau 10 tahun dipisahkan tempat tidurnya sehingga tidak bercampur.
Islam juga memerintahkan agar anak diperlakukan dan dididik dengan
memperhatikan jenis kelaminnya. Sejak dini anak juga harus dididik
menjauhi perilaku berbeda dengan jenis kelaminnya. Islam melarang
laki-laki bergaya atau menyerupai perempuan, dan perempuan bergaya atau
menyerupai laki-laki.
« لَعَنَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الْمُخَنَّثِينَ مِنْ
الرِّجَالِ وَالْمُتَرَجِّلاَتِ مِنْ النِّسَاءِ »
Nabi saw. melaknat laki-laki yang menyerupai wanita dan wanita yang
menyerupai laki-laki (HR. al-Bukhari).
Nabi saw. juga memerintahkan kaum muslim agar mengeluarkan kaum waria dari
rumah-rumah mereka. Dalam riwayat Abu Daud diceritakan bahwa Beliau saw.
pernah memerintahkan para sahabat mengusir seorang waria dan
mengasingkannya ke Baqi'.
Dengan semua itu, Islam menghilangkan faktor lingkungan yang bisa
menyebabkan homoseksual. Islam memandang homoseksual sebagai perbuatan
yang sangat keji. Perilaku itu bahkan lebih buruk dari perilaku binatang
sekalipun. Di dalam dunia binatang tidak dikenal adanya pasangan sesama
jenis.
Islam memandang homoseksual sebagai tindak kejahatan besar. Pelakunya akan
dijatuhi sanksi yang berat. Nabi saw. bersabda:
« مَنْ وَجَدْتُمُوهُ يَعْمَلُ عَمَلَ قَوْمِ لُوطٍ فَاقْتُلُوا الْفَاعِلَ
وَالْمَفْعُولَ بِهِ »
Siapa saja yang kalian jumpai melakukan perbuatan kaum Nabi Luth as. maka
bunuhlah pelaku dan pasangan (kencannya). (HR. Abu Daud, Turmudzi, Ibnu
Majah).
Dengan sanksi itu, orang tidak akan berani berperilaku homoseksual.
Masyarakat pun bisa diselamatkan dari segala dampak buruknya.
Wahai kaum muslim!
Jelaslah dengan semua itu, Islam akan bisa mencegah dan menjauhkan
homoseksual dan perilaku seks menyimpang dari masyarakat. Masyarakat akan
selamat dari segala dampak buruknya. Semua itu tidak bisa diwujudkan di
bawah sistem kapitalisme demokrasi yang saat ini diterapkan. Kapitalisme
demokrasi itu harus kita campakkan. Harapan kita untuk agar masyarakat
terbebas dari homoseksual dan perilaku menyimpang lainnya dengan segala
dampaknya, harus kita wujudkan dengan melipatgandakan upaya dan perjuangan
demi diterapkannya Syariah Islam secara utuh dan menyeluruh dalam bingkai
Khilafah Rasyidah 'ala minhaj an-nubuwwah. Wallâh a'lam bi ash-shawâb. []
Komentar:
Usaha pertambangan di Tanah Air pada umumnya lebih menguntungkan pejabat
dan pengusaha ketimbang masyarakat setempat. Masyarakat hanya menerima
dampak negatif kegiatan pertambangan (kompas, 21/2)
1. Bahkan usaha pertambangan di negeri ini lebih banyak menguntungkan
asing.
2. Itulah akibat diterapkannya sistem ekonomi kapitalisme liberal.
3. Hanya dengan sistem ekonomi Islam, pengelolaan tambang dan
kekayaan alam akan benar-benar demi kesejahteraan rakyat.
========================================================================================================================
Penyakit Ideologis dan Elitis Partai
Syekh Taqiyuddin an Nabhani dalam kitabnya menyebut ada dua bahaya yang
mengancam partai politik : dan . Dua penyakit itulah yang justru diidap
oleh partai-partai kita saat ini. Tidak mengherankan kalau keberadaan
partai-partai sekarang, tidak banyak memberikan kebaikan kepada rakyat.
Bahkan justru lebih banyak memberikan keburukan kepada rakyat.
Secara ideologis, nyaris semua partai saat ini mengadopsi ideolog
Kapitalisme yang batil dan berbahaya. Mereka menjadikan nilai-nilai dasar
kapitalisme seperti sekulerisme, demokrasi, liberalism, dan pluralisme
menjadi standar berpolitik yang kemudian menjadi sumber bencana.
Partai-partai ini berlomba-lomba menggolkan undang-undang liberal seperti
UU Migas, Kelistrikan, Penanaman Modal. Undang-undang ini kemudian menjadi
dasar dalam kebijakan ekonomi Indonesia yang lebih berpihak kepada pemilik
modal, memberikan jalan bagi negara imperialis untuk mengeksploitasi
kekayaan alam kita atas nama pasar bebas dan investasi.
Dengan pradigma kapitalisme ini pula, para elit partai yang ada di
parlemen, malah memuluskan kebijakan pemerintah yang meyengsarakan rakyat.
Pencabutan subsidi BBM, privatisasi pendidikan dan kesehatan yang semuanya
mensengsarakan rakyat di dukung , bukan ditolak. Tidak aneh, ketika
pemerintah hendak mencabut subsidi BBM, nyaris tidak ada partai yang
menolak. Mereka malah memuji pemerintah yang konsisten dengan UU.
Dengan pradigma kapitalisme ini, partai-partai lebih berpikir untuk saling
rebut kekuasaan dibanding mengurus rakyat. Kejahatan bukan untuk
diselesaikan. Tapi menjadi alat tawar menawar politik untuk mempertahankan
kepentingan kekuasaan. Sikap kompromi menjadi menonjol, yang penting
semuanya aman dan untung.
Bisa dimengerti kenapa berbagai persoalan yang terkait elit partai seperti
skandal BLBI ,Bank Century, Lapindo, berlarut-larut penyelesaiannya.
Maraknya korupsi yang melanda elit partai menunjukkan bagai partai ini
yang penting adalah mempertahankan kekuasaan. Politik menjadi alat untuk
memperbesar pundi-pundi uang elit partai .
Partai pun lebih sibuk untuk menunjukkan seolah-olah peduli rakyat dengan
aktifitas sosial. Memberi bantuan sosial kepada masyarakat, melakukan
khitanan masal, atau gerak jalan. Padahal kegiatan itu bukanlah tugas
pokok partai. Yang seharusnya dilakukan oleh partai adalah bagaimana
membuat kebijakan negara atau pemerintah yang mensejahterakan rakyat.
Menggolkan UU yang menjamin terpenuhinya kebutuhan pokok rakyat, menjamin
pendidikan dan kesehatan rakyat.
Apa artinya, bakti sosial, uang dibagi-bagi, tapi partai membiarkan negara
dengan kebijakannya memiskinkan rakyat secara sistematis ? Apa artinya
gerak jalan dan khitanan masal, sementara partai membiarkan penguasa yang
membiarkan jalan-jalan hancur , kelas-kelas sekolah hampir rubuh,
kejahatan jalanan yang merejalela ? Apa artinya semua itu, ketika partai
diam saat transportasi menjadi alat pembunuh masal akibat kelalaian
penguasa ?
Penyakit partai yang kedua adalah bahaya kelas. Partai merasa menjadi
kelompok elit yang menjauhkan diri dari rakyat. Merasa lebih tinggi dan
lebih penting dari rakyat. Di saat rakyat menderita, puluhan juta rakyat
miskin, elit partai malah menghambur-hampurkan uang rakyat dan
mempertontonkan kekayaan mereka di depan rakyat yang menderita.
DPR nyaris tanpa rasa, menghamburkan uang rakyat dengan berbagai proyek
fantastis : renovasi ruang rapat Banggar Rp. 20,3 miliar, renovasi toilet
Rp 2 miliar, proyek perawatan gedung DPR sebesar Rp 500 miliar, finger
print Rp 4 miliar, renovasi ruang wartawan Rp 700 juta, dan proyek
lainnya. Beberapa proyek memang dibatalkan atau dikurangi anggarannya,
itupun setelah media mempersoalkannya.
Yang dibutuhkan rakyat sekarang adalah partai yang berideologi Islam.
Partai yang memperjuangkan tegaknya syariah Islam dan khilafah Islam.
Hanya dengan syariah Islamlah persoalan-persoalan rakyat bisa
diselesaikan. Negara Khilafah akan menjamin kebutuhan pokok tiap individu
rakyat (sandang, pangan, dan papan). Berdasarkan syariah Islam, negara
wajib menjamin pendidikan dan kesehatan gratis untuk rakyat. Kekayaan alam
yang merupakan milik rakyat (al milkiyah al 'amah), seperti tambang emas,
minyak, dan batu bara, dikelola negara dengan baik. Hasilnya diserahkan ke
baitul mal untuk kepentingan rakyat.
Rakyat membutuhkan Partai Islam yang berpihak dan bersatu dengan rakyat.
Dengan ketaqwaannya kepada Allah SWT, partai ini berpegang teguh pada
syariah Islam. Melakukan tugas utamanya untuk menyerukan Islam, melakukan
amar ma'ruf nahi munkar untuk menyelamatkan rakyat. Aktifis partai yang
merasakan penderitaan rakyat dan kemudian sungguh-sungguh menyelesaikannya
untuk kepentingan rakyat. Partai yang kritis terhadap setiap kebijakan
negara yang membahayakan dan mensengsarakan rakyat. (Farid Wadjdi)
Messages in this topic (1)
________________________________________________________________________
________________________________________________________________________
5. Social Campaign edisi Senin 27/02/2012
Posted by: "MosqueLife Community Administrator" k0p1.j4w4@gmail.com k0p1.j4w4
Date: Sun Feb 26, 2012 8:24 pm ((PST))
SOCIAL CAMPAIGN EDISI SENIN 27/02/2012
Jelas ummat Islam masih MENCARI solusi
untuk masalah-masalah yang dihadapi ummat seperti korupsi, pencemaran tanah, sungai dan udara, dan pengangguran.
Sejumlah blogger Muslim telah menuliskan Social Campaign mereka. Ummat menunggu ilmu, gagasan dan pengalaman Anda.
Ini Social Campaign mereka, mana Social Campaign Anda ?
[SOCIAL CAMPAIGN TERKINI]
Nur Ainun Pane
MARI KITA BACA SETIAP HARI SETELAH SHOLAT SUBUH DAN SETELAH SHOLAT ISYA...INSYA ALLAH ATAS IZIN ALLAH.. KITA SELALU DI JAGA SAMA MALAIKATNYA ALLAH..
mari kita baca setiap hari setelah sholat Subuh dan setelah sholat isya...Insya ALLAH ATAS IZIN allah.. kita selalu di jaga sama malaikatnya ...
Selengkapnya klik :
http://www.mosquelife.com/view/note/3295172/mari-kita-baca-setiap-hari-setelah-sholat-subuh-dan-setelah-sholat-isya-insya-allah-atas-izin-allah-kita-selalu-di-jaga-sama-malaikatnya-allah-.html
Yulia Farida Saleh
BERJUANG UNTUK TERUS ISTIKOMAH MEMBACA AL QURAN DAN MENDIRIKAN SHALAT DENGAN TIDAK LUPA BERDOA MOHON KEMUDAHAN MELAKSANAKANNYA SERTA RIDHO DARI ALLAH.
Mari kita membiasakan diri dengan membaca Al Qur'an meskipun hanya beberapa ayat, karena hanya Al Qur'an yang pahalanya dihitung per huruf, sedangkan ...
Selengkapnya klik :
http://www.mosquelife.com/view/note/3295171/berjuang-untuk-terus-istikomah-membaca-al-quran-dan-mendirikan-shalat-dengan-tidak-lupa-berdoa-mohon-kemudahan-melaksanakannya-serta-ridho-dari-allah-.html
Dacho Darsono
SANG PENGASIH DAN PENYAYANG SEJATI....
Bagi saya pribadi, ayat ini merupakan pertanda bahwa kebahagiaan itu senantiasa ada...
Kenapa ??? Karena Allah SWT adalah Maha Pengasih lagi ...
Selengkapnya klik :
http://www.mosquelife.com/view/note/3295170/sang-pengasih-dan-penyayang-sejati-.html
[SOCIAL CAMPAIGN TERDAHULU]
Syamsul Arifin
MENJADI BAPAK YANG HEBAT BAGI ANAK PERTAMAKU
Insya Allah akhir bulan Desember 2010 ini, kami (Ridha dan saya) akan lengkap menjadi orangtua karena (akan) lahir anak pertama kami.
Laki ...
Selengkapnya klik :
http://www.mosquelife.com/view/note/700003/menjadi-bapak-yang-hebat-bagi-anak-pertamaku.html
Suparno Pangandaran
STOP PEMBANGUNAN DI BAWAH TANAH - STOP PEMBALAKAN LIAR -PERUSAKAN TRUMBUN KARANG LAUT
karena terjadinya banjir bandang adalah mereka yang menebang pohon sembarangan, membangun gedung pencakar langit lalu tidak ada resapan air mereka ...
Selengkapnya klik :
http://www.mosquelife.com/view/note/700004/stop-pembangunan-di-bawah-tanah-stop-pembalakan-liar-perusakan-trumbun-karang-laut.html
Rick de Niro
AGUNG NYA ALQUR'AN
Begitu Agungnya dan luhur nya AlQur'an..sehingga gunung pun akan belah
Selengkapnya klik :
http://www.mosquelife.com/view/note/705006/agung-nya-alqur'an.html
Messages in this topic (1)
===
Untuk berlangganan milis Syiar Islam, kirim email ke:
syiar-islam-subscribe@yahoogroups.com
Layanan pembuatan website mulai 2 Dinar: http://media-islam.or.id/2010/07/22/pembuatan-website-seharga-3-dinar
Paket Umrah 2011 mulai US$ 1.400/orang di http://media-islam.or.id/2011/01/24/paket-umroh-2011-mulai-us-1-400
------------------------------------------------------------------------
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/syiar-islam/
<*> Your email settings:
Digest Email | Traditional
<*> To change settings online go to:
http://groups.yahoo.com/group/syiar-islam/join
(Yahoo! ID required)
<*> To change settings via email:
syiar-islam-normal@yahoogroups.com
syiar-islam-fullfeatured@yahoogroups.com
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
syiar-islam-unsubscribe@yahoogroups.com
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/
------------------------------------------------------------------------